Pengalaman Sosial Haji Di Era Pra-Media Sosial Dan Era Media Sosial

Authors

  • Muhammad Alvien Mafaza UIN Walisongo Semarang, Indonesia
  • Anasom Anasom UIN Walisongo Semarang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.38035/jmpis.v5i4.2243

Keywords:

Experience, Hajj, Social Media.

Abstract

Pengalaman ibadah haji jamaah menjadi fokus dari penelitian ini. Penelitian ini mengkaji perbandingan pengalaman haji di era pra-media sosial dan era media sosial dengan menggunakan pendekatan fenomenologi Heidegger. Dengan melibatkan lima jamaah haji dari KBIHU Gemilang Magelang yang telah menunaikan ibadah haji di kedua era, penelitian ini memperoleh data melalui wawancara semi terstruktur. Hasilnya menunjukkan bahwa media sosial telah memberikan dimensi baru dalam pengalaman haji, memungkinkan jamaah untuk berbagi dan menerima informasi serta menjaga hubungan sosial secara lebih luas selama ibadah. Namun, hal ini juga membawa tantangan terhadap keaslian pengalaman spiritual, di mana penggunaan berlebihan gawai dapat mengurangi kedalaman pengalaman spiritual dan mengalihkan perhatian dari inti ibadah haji. Penelitian ini menegaskan perlunya keseimbangan dalam penggunaan media sosial untuk memastikan bahwa teknologi mendukung bukan menggantikan esensi spiritual dari haji.

References

Affandi, Y. (2021). Haji Bagi Generasi Milenial: Paradigma Tafsir Tematik, Semarang: Fatawa Publishing.

Andriani, R. (2011). Studi Fenomenologi Pengalaman Ibu Dalam Merawat Bayi Prematur Di Kecamatan Sukaraja Kabupaten Sukabumi. (Phenomenological Study of Mothers' Experiences in Caring for Premature Infants in Sukaraja Subdistrict, Sukabumi District). Universitas Muhammadiyah Sukabumi.

Haryanto, JT, Anasom, Syakur, M., Fadhilah, I., & Mustaghfirin. (2021). Panduan Perjalanan Jamaah Haji. Yogyakarta: DIVA Press

Hayward, M. (2022). The self-selected use of social media for the pre-registration student nurse journey: An interpretative phenomenological analysis. Journal of Nursing Education and Practice, 12(2).

Heidegger, Martin. Being and Time. Translated by John Macquarrie. New York: HarperCollins, 1962.

Ottom, M. A., & Nahar, K. M. O. (2021). Social Media Sentiment Analysis: The Hajj Tweets Case Study. Journal of Computer Science, 17(3), 265-274.

Paley, J. (2014) Heidegger, Lived Experience and Method, Jourrnal of Advance Nursing.

Solahudin, D. F., & Fakhruroji, M. (2020). Internet and Islamic learning practices in Indonesia: Social media, religious populism, and religious authority. Religions, 11(1), 19.

Supratman, F. R. (2020), Analisis Informasi Penyelenggaraan Ibadah Haji di Indonesia dalam Koleksi Surat Kabar Langka Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, Record and Library Journal.

Wilson, A. (2013) Being a Practitioner: an Application of Heidegger’s Phenomenology, Nurse Researcher.

Hasanah, H. (2017). Teknik-teknik observasi (sebuah alternatif metode pengumpulan data kualitatif ilmu-ilmu sosial). At-Taqaddum, 8(1), 21-46.

Susilo, D., & Putranto, T. D. (2017, December). Indonesian youth on social media: study on content analysis. In 2017 International Seminar on Social Science and Humanities Research (SSHR 2017) (pp. 94-97). Atlantis Press.

Noor, N. R. M. (2018). Haji sebagai Ibadah Wajib dalam Agama Islam. Jurnal Studi Agama dan Masyarakat, 17(1), 55-67.

Downloads

Published

2024-07-17

How to Cite

Alvien Mafaza, M., & Anasom, A. (2024). Pengalaman Sosial Haji Di Era Pra-Media Sosial Dan Era Media Sosial. JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN DAN ILMU SOSIAL, 5(4), 1382–1391. https://doi.org/10.38035/jmpis.v5i4.2243