PERBEDAAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA YANG MENGGUNAKAN PENDEKATAN INDIVIDUAL DENGAN PENDEKATAN KLASIKAL PADA SISWA KELAS X DI SMKN 7 KABUPATEN TANGERANG

Main Article Content

Kusmiyati Kusmiyati
Sugoni Sugoni

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah hasil belajar matematika siswa yang mendapat pendekatan individual lebih tinggi dari pada hasil belajar matematika siswa yang mendapat pendekatan klasikal. Hipotesis yang akan diuji adalah hasil belajar matematika siswa yang mendapat pendekatan individual lebih tinggi dari pada hasil belajar matematika siswa yang mendapatkan pendekatan klasikal. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode quasi eksperimen. Populasi target adalah seluruh siswa kelas 10 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 7 Kabupaten Tangerang jurusan Otomotif sebanyak 4 kelas atau 161 siswa dan populasi terjangkau secara random diambil dari populasi target dengan teknik random sampling adalah siswa kelas 10 jurusan Tehnik Otomotif sebanyak 2 kelas yaitu 40 siswa. Instrument penelitian ini adalah tes matematika dengan bentuk tes pilihan ganda dengan 5 alternatif jawaban, benar bernilai 1 dan salah bernilai 0. Materi yang diajarkan adalah matriks, dengan soal sebanyak 25 item. Sebelum dipergunakan untuk mengambil data responden dilakukan terlebih dahulu uji coba dan dihitung validitas dengan korelasi produk momen yaitu : r pbis = 0,565 > r tabel = 0,444 sedangkan realibilitas dihitung dengan koefisien realibilitas atau rumus Kuder Richardson yaitu : KR-20 ( r11 ) = 0,741 untuk daya pembeda dihitung dengan rumus koefisien daya pembeda, serta untuk mengukur tingkat kesukaran yaitu rumus koefisien tingkat kesukaran yang mana untuk mengetahui tingkat kesukaran tiap butir soal. Uji persyaratan analisis dilakukan dengan uji normalitas dan uji homogenitas. Uji normalitas dengan menggunakan uji liliefors didapat kelompok A : Lo = 0,0643 < L_ tabel = 0,1900 dan uji homogenitas dengan menggunakan Uji-fisher yaitu : F hitung = 0,82 < F tabel = 2,15. Dari hasil perhitungan bahwa data distribusi normal dan berasal dari data yang homogen. Uji hipotesis dengan menggunakan uji-t. Dari hasil pengujian hipotesis didapat t hitung = 6,05 ternyata harga tersebur lebih besar dari pada tabel t α = 1,68 dengan taraf signifikan 0,05 (5%). Maka t hitung = 6,05 > t tabel = 1,68 maka H1 diterima dan Ho ditolak Jadi disimpulkan bahwa hasil belajar matematika siswa yang mendapat pendekatan individual lebih tinggi dari pada hasil belajar matematika siswa yang mendapat pendekatan klasikal.

Article Details

How to Cite
Kusmiyati, K., & Sugoni Sugoni. (2022). PERBEDAAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA YANG MENGGUNAKAN PENDEKATAN INDIVIDUAL DENGAN PENDEKATAN KLASIKAL PADA SISWA KELAS X DI SMKN 7 KABUPATEN TANGERANG. JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN DAN ILMU SOSIAL, 3(2), 541-549. https://doi.org/10.38035/jmpis.v3i2.1117
Section
Articles

References

Dirjen Pendasmen. 1995. Pentunjuk Pelaksana Kegiatan Belajar Mengajar. Jakarta: Depdikbud.
Hudoyo Herman. 1988. Mengajar dan Belajar Matematika. Jakarta: Depdikbud.
Ibid., h. 3
Kastolan Johanes. 2006. Modul Bahan Ajar Matematika SMK. Jakarta : Yudistira,
Lubis Muchsin. 1980. Apa dan Bagaimana Mengajar dan Menyusun Modul. Jakarta:Gramedia.
Lubis Muchsin. Loc. Cit.
Mulyono Abd. 1986. Program Pendidikan yang Di Individualkan. Yogyakarta. Kanisius.
Pasaribu, I.L, Simanjuntak B. 1986. Dikdaktik dan Metodik. Bandung. Tarsito.
Rukiah Asikin. 1987. Pengantar Metodologi Penelitian Pendidikan. Jakarta : IKIP Jakarta.
Simanungkalit. 1992. Studi Tentang Pengajaran Terapan Matematika. Yogyakarta: IKIP Yogyakarta.
Sudijono Anas. 2005. Pengantar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Rajagrafindo Persada.
Sudjana Nana. 1975. Apa dan Bagaimana Belajar. Bandung: Ideal.
Sudjana Nana. 1989. Dasar-Dasar Proses Belajar Mengajar. Bandung: Sinar Baru.
Sudjana Nana.1989.Teknologi Pengajaran. Bandung: Sinar Baru.
Sudjono. 1989. Pengajaran Matematika Untuk Sekolah Menengah. Jakarta: Grafika.
Suharsono Sagir. 1990. Bahasa Matematika Kunci Era Reformasi. Bandung: Pikiran Rakyat.
Uzer Usman Moch. 1994. Menjadi Guru Profesional.Bandung. Remaja Rasda Karya.