Model Franchise-Based Governance Model sebagai Strategi Pengelolaan Pelabuhan Non-Core untuk Mendorong Efisiensi Operasional dan Peningkatan Nilai Ekonomi Daerah

Authors

  • Hardiawan Wicaksono Universitas Ciputra, Surabaya, Indonesia
  • Sutanto Sutanto Universitas Ciputra, Surabaya, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.38035/jimt.v7i4.7971

Keywords:

Franchise-based governance model, Efisiensi Operasional, Transportasi dan Pergudangan, PDRB, Nilai Ekonomi Daerah

Abstract

Penelitian ini menganalisis penerapan model quasi-franchise governance dalam pengelolaan pelabuhan non-core serta implikasinya terhadap efisiensi operasional dan kontribusi sektor transportasi terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) daerah. Studi kasus dilakukan pada kerja sama operasional antara PT Pelabuhan Indonesia (Persero) dan PT Kaltim Kariangau Terminal (KKT) di Kota Balikpapan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif-deskriptif berbasis studi kasus dengan analisis tren time-series data periode 2016–2024 yang meliputi arus petikemas, kinerja keuangan (revenue dan EBITDA), serta kontribusi sektor transportasi dan pergudangan terhadap PDRB. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model quasi-franchise memungkinkan pemisahan fungsi pengendalian strategis dan pelaksanaan operasional, yang berimplikasi pada peningkatan fleksibilitas manajerial dan perbaikan efisiensi operasional. Pertumbuhan EBITDA yang lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan revenue mengindikasikan peningkatan efisiensi struktur biaya. Selain itu, pemulihan arus petikemas pasca-pandemi berkontribusi terhadap penguatan sektor transportasi dan pergudangan dalam struktur ekonomi daerah. Temuan ini mengindikasikan bahwa model quasi-franchise governance berpotensi menjadi instrumen kelembagaan yang efektif dalam meningkatkan kinerja pelabuhan non-core sekaligus mendukung daya saing logistik regional.

 

References

Aganaim, A., & Mokodompit, E. A. (2025). Pengaruh jumlah kunjungan kapal, jumlah penumpang, dan aktivitas bongkar muat di pelabuhan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. studi pada seluruh provinsi di indonesia. ECOTECHNOPRENEUR: Journal Economics, Technology And Entrepreneur, 4(02), 67–78.

Badan Pusat Statistik. (2025). Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Lapangan Usaha (Milyar) (Milyar Rupiah) 2024. https://balikpapankota.bps.go.id/id/statistics-table/2/NjE1IzI=/produk-domestik-regional-bruto-pdrb-atas-dasar-harga-berlaku-menurut-lapangan-usaha-milyar-.html

Daniswari, A. M., Agustin, I. W., & Hariyani, S. (2023). Kinerja operasional pelabuhan semayang balikpapan. Planning for Urban Region and Environment Journal (PURE), 12(3), 159–168.

Fisu, A. A., Didiharyono, D., & Bakhtiar. (2020). Economic & Financial Feasibility Analysis of Tarakan Fishery Industrial Estate Masterplan. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 469(1), 012002.

Gillis, W. E., Combs, J. G., & Yin, X. (2020). Franchise-based governance model capabilities and franchisor performance under alternative franchise ownership strategies. Journal of Business Venturing, 35(1), 105899.

Ningrat, A., & Tahir, A. (2024). Optimizing Container Crane Performance: Enhancing Loading and Unloading Productivity at PT. Kaltim Kariangau Terminal. Indonesian Journal of Maritime Technology, 2(2).

Panda, S., Thapa, S., Paswan, A. K., & Mishra, S. P. (2023). Franchising: a signaling perspective. Journal of Business & Industrial Marketing, 38(4), 813–827.

Prihandono, D., Wijayanto, A., & Cahyaningdyah, D. (2021). Franchise business sustainability model: Role of conflict risk management in Indonesian franchise businesses. Problems and Perspectives in Management, 19(3), 383.

Rakhman, A., Neneng, N., & Saputri, A. (2020). Analisis Pengaruh Keberadaan Pelabuhan Terhadap Perekonomian Di Pulau Sulawesi. PENA TEKNIK: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Teknik, 5 (2), 54–61.

Published

2026-03-12

How to Cite

Hardiawan Wicaksono, & Sutanto, S. (2026). Model Franchise-Based Governance Model sebagai Strategi Pengelolaan Pelabuhan Non-Core untuk Mendorong Efisiensi Operasional dan Peningkatan Nilai Ekonomi Daerah. Jurnal Ilmu Manajemen Terapan, 7(4), 377–387. https://doi.org/10.38035/jimt.v7i4.7971