Peran Mediasi Profesionalisme dalam Hubungan antara Pengalaman Kerja, Beban Kerja, dan Kemampuan Komunikasi terhadap Kualitas Pelaporan Hasil Pemeriksaan (Studi Empiris pada BPK Perwakilan Provinsi Sumatera Barat)

Authors

  • Nurbayti Nurbayti Universitas Terbuka, Jakarta, Indonesia
  • Zulkifli Sultan Universitas Terbuka, Jakarta, Indonesia
  • Nurul Hidayat Universitas Borneo Tarakan, Tarakan, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.38035/jimt.v7i4.7897

Keywords:

Pengalaman Kerja, Beban Kerja, Kemampuan Komunikasi, Profesionalisme, Kualitas Pelaporan Hasil Pemeriksaan

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan kausal antara pengalaman kerja, beban kerja, dan kemampuan komunikasi terhadap kualitas pelaporan hasil pemeriksaan, serta mengevaluasi peran profesionalisme sebagai variabel mediasi dalam hubungan tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian merupakan seluruh pemeriksa pada BPK Perwakilan Provinsi Sumatera Barat dan metode sampling yang digunakan adalah sensus terhadap 120 orang responden. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner tertutup dengan analisis data menggunakan Partial Least Squares-Structural Equation Modelling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan pengalaman kerja, beban kerja, kemampuan komunikasi, dan profesionalisme berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas pelaporan hasil pemeriksaan. Temuan ini mengindikasikan bahwa job demands yang tinggi tidak selalu menurunkan kualitas pelaporan hasil pemeriksaan jika tersedia job resources serta kontrol kualitas yang memadai dalam mencegah tekanan yang berlebih. Selanjutnya, hasil uji mediasi menunjukkan profesionalisme tidak mampu memediasi pengaruh pengalaman kerja terhadap kualitas pelaporan hasil pemeriksaan, namun dapat memediasi pengaruh beban kerja dan kemampuan komunikasi terhadap kualitas pelaporan hasil pemeriksaan secara signifikan. Temuan penelitian ini mengindikasikan pengalaman kerja meningkatan kualitas pelaporan hasil pemeriksaan bekerja secara langsung, sementara beban kerja dan kemampuan komunikasi meningkatkan kualitas pelaporan hasil pemeriksaan melalui pembentukan profesionalisme. Penelitian ini menunjukkan bahwa pengalaman kerja tidak secara langsung terinternalisasi sebagai perilaku profesional, sehingga dapat memberikan kontribusi teoritis dengan menegaskan profesionalisme sebagai variabel mediasi yang selektif dalam hubungan tersebut. Temuan ini memperkaya literatur akuntansi sektor publik, khususnya dalam konteks lembaga pemeriksa eksternal pemerintah.

References

Abdillah, W., & Jogiyanto. (2015). Partial Least Square (PLS), Alternatif Structural Equation Modelling (SEM) dalam Penelitian Bisnis. Penerbit Andi.

Ajzen, I. (1991). The Theory of Planned Behavior. Organizational Behaviot and Human Decision Processes, 53, 179–211.

Arnita, V., Diana, Y., & Andini Puspita Sari. (2023). Pengaruh Pengalaman Auditor Terhadap Kualitas Audit Di KAP. ARBITRASE: Journal of Economics and Accounting, 4(2), 153–159. https://doi.org/10.47065/arbitrase.v4i2.1289

Bakker, A. B., & Demeouti, E. (2007). The Job Demands-Resources Model: State of The Art. Journal of Managerial Psychology, 22, 309–328.

Bandura, A. (1986). Social Foundation of Thought and Action: A Social Cognitive Theory. Prentice Hall Inc.

Christensen, B. E., Newton, N. J., & Wilkins, M. S. (2021). How do team workloads and team staffing affect the audit? Archival evidence from U.S. audits. Accounting, Organizations and Society, 92, 1–20. https://doi.org/10.1016/j.aos.2021.101225

Ghozali, I., & Latan, H. (2015). Partial Least Squares: Konsep, Teknik, dan Aplikasi dengan Program Smart PLS 3.0. Universitas Diponegoro.

Hwang, S., & Hong, P. K. (2022). Auditors’ workload and audit quality under audit hour budget pressure: Evidence from the Korean audit market. International Journal of Auditing, 26(3), 371–387. https://doi.org/10.1111/ijau.12286

Hymes, D. (1972). Models of The Interaction of Languange and Social Life. Rinehart and Winston Inc.

Khan, R. L., Wolfe, D. M., Quinn, R. P., Snoek, J. D., & Rosenthal, R. A. (1964). Organizational Stress: Studies in Role Conflict and Ambiguity. Wiley.

Kusumawati, A., & Syamsuddin, S. (2018). The effect of auditor quality to professional skepticsm and its relationship to audit quality. International Journal of Law and Management, 60(4), 998–1008. https://doi.org/10.1108/IJLMA-03-2017-0062

Lannai, D., Hajering, & Ahmad, H. (2025). Audit Quality Model Moderated by Professional Skepticism: Determinants of Professional Ethics and Auditor Experience. Theoretical and Practical Research in the Economic Fields, 16(1), 221–235. https://doi.org/10.14505/tpref.v16.1(33).18

Lestari, A. D., & Ardiami, K. P. (2024). Pengaruh Kompetensi, Independensi, dan Profesionalisme Auditor terhadap Kualitas Audit: Studi KAP KKSP. Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam, 5(3), 1022–1043. https://doi.org/10.55606/akuntansi.v3i1.1456

Li, M., Yang, X., & Zhai, K. (2024). Signing Auditors’ Experience Gap and Audit Quality. International Review of Economics and Finance, 95(April), 1–24. https://doi.org/10.1016/j.iref.2024.103484

Miller, D. (2020). Social Media Marketing, 3 Books in One: Excellent Tricks to Grow Your Business, Instagram Marketing to Become A Famous Influencer, Tiktok, and Youtube to Make Viral Videos. Independently Published.

Peraturan BPK Nomor 2 Tahun 2011 Tentang Kode Etik Badan Pemeriksa Keuangan (2011).

Sarapaivanich, N., Ekasingh, E., Sampet, J., & Patterson, P. (2024). SME clients evaluation of audit quality: the roles of auditors’ communication effectiveness, rapport and social capital. Journal of Accounting in Emerging Economies, 14(2), 373–395. https://doi.org/10.1108/JAEE-10-2022-0300

Sptizberg, B. H., & Cupach, W. R. (1984). Interpersonal Communications Competence. CA Sage.

Sultan, Zulkifli. (2024). The Role of Effective Communication in Harmonizing Work Relations and Increasing Employee Work Productivity. Golden Ratio of Human Resource Management, Vol. 4, Issue 2 (2024). https://doi.org/10.52970/grhrm.v4i2.455

Thiéry, S., Lhuillery, S., & Tellechea, M. (2023). How can governance, human capital, and communication practices enhance internal audit quality? Journal of International Accounting, Auditing and Taxation, 52(July), 1–20. https://doi.org/10.1016/j.intaccaudtax.2023.100566

Turner, R. H. (2001). Handbook of Sociological Theory. Springer.

Zahmatkesh, S., & Rezazadeh, J. (2017). The effect of auditor features on audit quality. Tékhne, 15(2), 79–87. https://doi.org/10.1016/j.tekhne.2017.09.003

Published

2026-03-12

How to Cite

Nurbayti, N., Zulkifli Sultan, & Nurul Hidayat. (2026). Peran Mediasi Profesionalisme dalam Hubungan antara Pengalaman Kerja, Beban Kerja, dan Kemampuan Komunikasi terhadap Kualitas Pelaporan Hasil Pemeriksaan (Studi Empiris pada BPK Perwakilan Provinsi Sumatera Barat). Jurnal Ilmu Manajemen Terapan, 7(4), 412–426. https://doi.org/10.38035/jimt.v7i4.7897