Analisis Perbandingan Tingkat Kecemasan Keluarga Pasien Baru Sebelum dan Sesudah Mendapatkan Komunikasi Terapeutik, Layanan Informasi dan Edukasi (Studi pada Keluarga Pasien Baru RS Tentara Dr. Soepraoen Kota Malang)

Authors

  • Nia Karuniawati Universitas Kristen Krida Wacana, Jakarta, Indonesia
  • Rudy C Tarumingkeng Universitas Kristen Krida Wacana, Jakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.38035/jimt.v6i6.6192

Keywords:

Komunikasi, Informasi, Edukasi, Pasien Baru, Rumah Sakit, Kecemasan

Abstract

Kecemasan keluarga pasien baru di rumah sakit antara lain disebabkan oleh ketidaktahuan tentang penyakit atau kondisi yang dialami anggota keluarganya, serta ketidaktahuan tentang prosedur yang diberikan kepada anggota keluarganya yang sakit. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh komunikasi terapeutik, layanan informasi dan edukasi terhadap kecemasan keluarga pasien baru di Rumah Sakit Tentara Dokter Soepraoen Kota Malang. Sampel penelitian diambil dari 60 responden keluarga pasien baru di RS Tentara DR Soepraoen Kota Malang yang terbagi menjadi 3 kelompok perlakuan yaitu komunikasi terapeutik, informasi dan edukasi. Data diperoleh melalui kuesioner yang diberikan sebelum dan sesudah perlakuan. Teknik analisis yang digunakan adalah uji Wilcoxon signed rank. Hasil analisis diperoleh bahwa: 1) Ada pengaruh komunikasi terapeutik terhadap kecemasan keluarga pasien baru di Rumah Sakit Tentara Dokter Soepraoen Kota Malang dimana hasil uji statistik wilcocon didapatkan P Value = 0,000 lebih kecil dari nilai a = 0,05 (0,000 < 0,05); 2) Ada pengaruh informasi terhadap kecemasan keluarga pasien baru di Rumah Sakit Tentara Dokter Soepraoen Kota Malang dimana hasil uji statistik Wilcoxon signed rank didapatkan P Value = 0,000 lebih kecil dari nilai a = 0,05 (0,000 < 0,05); 3) Ada pengaruh edukasi terhadap kecemasan keluarga pasien baru di Rumah Sakit Tentara Dokter Soepraoen Kota Malang dimana hasil uji statistik wilcocon didapatkan P Value = 0,000 lebih kecil dari nilai a = 0,05 (0,000 < 0,05). Pemberian komunikasi terapeutik, informasi dan edukasi kepada keluarga pasien tentang pasien baru yang dilakukan oleh tenaga kesehatan terbukti dapat menurunkan kecemasan responden dimana seluruh responden mengalami penurunan kecemasan sehingga banyak pasien yang hanya mengalami kecemasan sedang dan ada beberapa yang mengalami kecemasan berat. Dengan pemberian komunikasi, informasi dan edukasi yang akurat tentang kondisi pasien dapat membantu mengurangi kecemasan, sehingga membuat keluarga merasa nyaman, aman, dan percaya dengan tenaga kesehatan di rumah sakit.

References

Abdul Muhith. (2018). Aplikasi Komunikasi Terapeutik Nursing & Health. International Journal of Physiology, 6(1).

Baradero Mary. (2014). Seri Asuhan Keperawatan Kesehatan Mental Psikiatri. In Buku Ajar Keperawatan Kesehatan Jiwa.

Dalami, E. (2010). Konsep dasar keperawatan kesehatan jiwa. In Trans Info Media: Jakarta Timur.

Evi Susiyanti. (2016). Pengaruh Edukasi Suportif Terstruktur Terhadap Pemilihan Kontrasepsi Pada Ibu Menyusui 0-6 Bulan. Jurnal Keperawatan Dan Kebidanan.

Gufron, M., Widada, W., & Putri, F. (2019). Pengaruh Pembekalan Kesejahteraan Spiritual Terhadap Tingkat Kecemasan Keluarga Pasien Di Ruang Intensive Care Unit (ICU) RSD DR. Soebandi Jember. The Indonesian Journal of Health Science, 11(1). https://doi.org/10.32528/ijhs.v11i1.2242

Haqiki, S. A. N. (2013). Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Tingkat Kecemasan Pasien Preoperasi di Ruang Perawatan Bedah Baji Kamase 1 dan 2 Rumah Sakit Labuang Baji Makassar. In Skripsi.

Hastuti, R. Y., Windarti, T., & Kemaludin, K. (2021). Pengaruh Pendidikan Kesehatan Tentang Keperawatan Kritis Terhadap Tingkat Kecemasan Keluarga Yang Dirawat Di IRI. Jurnal Sahabat Keperawatan, 3(01). https://doi.org/10.32938/jsk.v3i01.953

Hernanda, R., Mulyadi, B., & Yuliharni, S. (2022). Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kecemasan Keluarga Dimasa Pandemi Covid-19 di Wilayah Kerja Puskesmas Sukarame Kota Palembang Tahun 2021. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 22(2). https://doi.org/10.33087/jiubj.v22i2.2451

Kurniadi, T. S. (2022). Peran Perawat Intensive Care Unit/Keperawatan Kritis. Keperawatan Kegawatdaruratan Dan Keperawatan Kritis.

Mellani, & Kristina, N. L. P. (2021). Tingkat Kecemasan Anak Remaja Pada Masa Pandemi Covid-19 Di Sma Negeri 8 Wilayah Kerja Puskesmas Iii Denpasar Utara Tahun 2021. NLPK Mellani.

Mubarak, W. I., Chayatin, N., Rozikin, K., & Supradi. (2017). Promosi Kesehatan. Graha Ilmu.

Notoatmodjo, S. (2012). Promosi Kesehatan & Ilmu Perilaku. In Jakarta: Rineka Cipta.

Notoatmodjo, S. (2017). Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku. In Rineka Cipta. PT. Rineka Cipta.

Novianti Indah Putri, Suharya, Y., Munawar, Z., & Komalasari, R. (2022). Pengaruh Komunikasi Digital di Masa Pandemi Covid-19 Terhadap Perubahan Perilaku Masyarakat. KOMVERSAL, 3(2). https://doi.org/10.38204/komversal.v3i2.649

Oktamarin, L., Kurniati, F., Sholekhah, M., Nurjanah, S., Oktaria, S. W., Sukmawati, S., & Apriyani, T. (2022). Gangguan Kecemasan (Axiety Disorder) Pada Anak Usia Dini. Jurnal Multidisipliner Bharasumba, 1(02). https://doi.org/10.62668/bharasumba.v1i02.192

Putri, P., Afandi, A. T., & Lestari, D. K. (2022). Hubungan Komunikasi Terapeutik dengan Tingkat Kecemasan Keluarga Pasien Pre Operasi di Rumah Sakit. Jurnal of Ners Community, 13(5).

Rahman Aceh, A., Munir, C., & Rizky Safitri Matondang, E. (2023). Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Tingkat Kecemasan Pada Pasien Pre Operasi Apendiks Di RSI Malahayati Medan. JINTAN: Jurnal Ilmu Keperawatan, 3(1). https://doi.org/10.51771/jintan.v3i1.479

Safira, N. (2019). Tingkat Berpikir Kritis Dalam Keperawatan. In Berpikir Kritis dalam Keperawatan.

Setiyawati, Y., Hariyati, R. T. S., & Anisah, S. (2022). Optimalisasi Pemberian Edukasi pada Pasien dan Keluarga Melalui Terbentuknya Tim Perawat Edukator di Rumah Sakit: A Pilot Study. Journal of Telenursing (JOTING), 4(1). https://doi.org/10.31539/joting.v4i1.3235

Sugimin, & Pratiwi, A. (2017). Kecemasan Keluarga Pasien Di Ruang Intensive Care Unit Rumah Sakit Umum Pusat Dokter Soeradji Tirtonegoro Klaten. Naskah Publikasi, 1.

Tantan Hadiansyah, Sriati Aulia, A., & Iskandarsyah. (2018). Efektivitas Intervensi Psikoedukasi Terhadap Tingkat Kecemasan Keluarga Dalam Merawat Klien Skizofrenia (Effectiveness Of Psychoeducation Interventions On Family Anxiety Levels In Caring For Schizophrenic Clients). Jurnal Skolastik, 4(2).

Weni Kurniawati. (2021). Desain Perencanaan Pembelajaran. Jurnal AN-NUR Kajian Ilmu Pendidikan Dan Keislaman, 7(1).

Wimmmie Handiwidjojo. (2018). Sistem Informasi Rumah Sakit Berbasis Web . Sistem Informasi Rumah Sakit Berbasis Web , 2(01).

Published

2025-08-10

How to Cite

Nia Karuniawati, & Rudy C Tarumingkeng. (2025). Analisis Perbandingan Tingkat Kecemasan Keluarga Pasien Baru Sebelum dan Sesudah Mendapatkan Komunikasi Terapeutik, Layanan Informasi dan Edukasi (Studi pada Keluarga Pasien Baru RS Tentara Dr. Soepraoen Kota Malang). Jurnal Ilmu Manajemen Terapan, 6(6), 343–356. https://doi.org/10.38035/jimt.v6i6.6192