Peran Keamanan Psikologis dalam Memediasi Hubungan Antara Kepemimpinan Welas Asih dan Kejenuhan Kerja dengan Keheningan Pegawai Perwakilan BPKP di Wilayah Sumatera

Authors

  • Saridha Atos Magister Manajemen, Universitas Bung Hatta, Padang, Indonesia
  • Zaitul Zaitul Magister Manajemen, Universitas Bung Hatta, Padang, Indonesia
  • Fivi Anggraini Magister Manajemen, Universitas Bung Hatta, Padang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.38035/jemsi.v8i1.9733

Keywords:

Kepemimpinan Welas Asih, Kejenuhan Kerja, Keamanan Psikologis, Keheningan Pegawai, Auditor BPKP

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kepemimpinan welas asih dan kejenuhan kerja terhadap keheningan pegawai, serta menguji peran keamanan psikologis sebagai variabel mediasi pada auditor Perwakilan BPKP di Wilayah Sumatera. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian terdiri dari 744 auditor pada 10 Perwakilan BPKP di Wilayah Sumatera, dengan sampel sebanyak 254 responden yang dipilih menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Data penelitian diperoleh melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan metode Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan welas asih berpengaruh negatif dan signifikan terhadap keheningan pegawai, sedangkan kejenuhan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap keheningan pegawai. Kepemimpinan welas asih berpengaruh positif dan signifikan terhadap keamanan psikologis, sementara kejenuhan kerja berpengaruh negatif dan signifikan terhadap keamanan psikologis. Selanjutnya, keamanan psikologis berpengaruh negatif dan signifikan terhadap keheningan pegawai. Hasil pengujian mediasi menunjukkan bahwa keamanan psikologis secara signifikan memediasi pengaruh kepemimpinan welas asih terhadap keheningan pegawai dan juga memediasi pengaruh kejenuhan kerja terhadap keheningan pegawai. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kepemimpinan welas asih dan pengelolaan kejenuhan kerja yang didukung oleh terciptanya keamanan psikologis dapat berperan dalam menurunkan kecenderungan keheningan pegawai pada auditor Perwakilan BPKP di Wilayah Sumatera.

References

Abdillah, M. R., Anita, R., Agusanto, A., & Rahmat, A. (2022). Authentic Leader and Employee’s Silence Behavior: Testing a Happiness at Work Mechanism. INOBIS: Jurnal Inovasi Bisnis Dan Manajemen Indonesia, 5(4), 443–460. https://doi.org/10.31842/jurnalinobis.v5i4.243

Brohi, N. A., Sciences, M., & Bhutto, B. N. (2021). 218-1619253645. 20(5), 5662–5672. https://doi.org/10.17051/ilkonline.2021.05.640

Edmondson, A. (1999). Psychological safety and learning behavior in work teams. Administrative Science Quarterly, 44(2), 350–383. https://doi.org/10.2307/2666999

Kassandrinou, M., Lainidi, O., Mouratidis, C., & Montgomery, A. (2023). Employee silence, job burnout and job engagement among teachers: the mediational role of psychological safety. Health Psychology and Behavioral Medicine, 11(1). https://doi.org/10.1080/21642850.2023.2213302

Knoll, M., & van Dick, R. (2013). Do I Hear the Whistle...? A First Attempt to Measure Four Forms of Employee Silence and Their Correlates. Journal of Business Ethics, 113(2), 349–362. https://doi.org/10.1007/s10551-012-1308-4

Krause, V., Rousset, C., & Steinmueller, I. (2023). Breaking the Silence: Unveiling the Power of Compassionate Leadership on Employee Silence. Emerging Technologies and Future of Work, 117, 260–269. https://doi.org/10.54941/ahfe1004426

Lainidi, O., Johnson, J., Griffin, B., Koutsimani, P., Mouratidis, C., Keyworth, C., & O’Connor, D. B. (2025). Associations between burnout, employee silence and voice: a systematic review and meta-analysis. Psychology and Health, 41(8), 1245–1265. https://doi.org/10.1080/08870446.2025.2509074

Mareta, F., Nofta Martini, A., Halimah Siahaan, N., Negeri Lampung, P., & Lampung, B. (2023). Pengaruh Locus of Control Terhadap Employee Silence Intention: Peran Mediasi Collective Behavior. Jambura, 6(1), 310–317. http://ejurnal.ung.ac.id/index.php/JIMB

Morrison, E. W. (2023). Employee Voice and Silence: Taking Stock a Decade Later. 79–107.

Montgomery, A., & Lainidi, O. (2022). Understanding the Link Between Burnout and Sub-Optimal Care: Why Should Healthcare Education Be Interested in Employee Silence? Frontiers in Psychiatry, 13(March), 1–7. https://doi.org/10.3389/fpsyt.2022.818393

Pacheco, D. C., Moniz, A. I. D. de S. A., Caldeira, S. N., & Silva, O. D. L. da. (2025). Employee Silence and Psychological Safety: Insights from an Aviation Company with Broader Organizational Applications. Tourism & Management Studies, 21(2), 97–111. https://doi.org/10.18089/tms.20250207

Pinder, C. C., & Harlos, K. P. (2001a). Employee silence: Quiescence and acquiescence as responses to perceived injustice. Research in Personnel and Human Resources Management, 20, 331–369.

Pinder, C. C., & Harlos, K. P. (2001b). Employee silence: Quiescence and acquiescence as responses to perceived injustice. Research in Personnel and Human Resources Management, 20, 331–369.

Siyal, S. (2023). Inclusive leadership and work engagement: Exploring the role of psychological safety and trust in leader in multiple organizational context Business Ethics, the Environment and Responsibility, 32(4), 1170–1184. https://doi.org/10.1111/beer.12556

Tan, Y., & Jiang, H. (2023). AND EMPLOYEE SILENCE * Objectives of the Study.

Van Dyne, L., Ang, S., & Botero, I. C. (2003). Conceptualizing employee silence and employee voice as multidimensional constructs. Journal of Management Studies, 40(6), 1359–1392.

Downloads

Published

2025-09-22

How to Cite

Atos, S., Zaitul, Z., & Anggraini, F. (2025). Peran Keamanan Psikologis dalam Memediasi Hubungan Antara Kepemimpinan Welas Asih dan Kejenuhan Kerja dengan Keheningan Pegawai Perwakilan BPKP di Wilayah Sumatera. Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi, 8(1), 444–455. https://doi.org/10.38035/jemsi.v8i1.9733