Pengaruh Thriving at Work dan Kepribadian terhadap Konflik Kerja-Keluarga dengan Kecanduan Kerja sebagai Variabel Mediasi pada Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) di Wilayah Sumatera

Authors

  • Ikrimah Hani Aturrofidha Magister Manajemen, Universitas Bung Hatta, Padang, Indonesia
  • Listiana Sri Mulatsih Magister Manajemen, Universitas Bung Hatta, Padang, Indonesia
  • Rika Desiyanti Magister Manajemen, Universitas Bung Hatta, Padang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.38035/jemsi.v8i1.9713

Keywords:

Thriving At Work, Kepribadian, Kecanduan Kerja, Konflik Kerja-Keluarga, Auditor

Abstract

Konflik kerja-keluarga menjadi salah satu tantangan yang dihadapi auditor akibat tuntutan pekerjaan yang tinggi dan keterlibatan kerja yang intensif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh thriving at work dan kepribadian terhadap konflik kerja-keluarga dengan kecanduan kerja sebagai variabel mediasi pada auditor yang telah berkeluarga di Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Wilayah Sumatera. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 205 auditor pada 10 Perwakilan BPKP di wilayah Sumatera. Analisis data dilakukan menggunakan metode Partial Least Square–Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh hipotesis diterima. Thriving at work dan kepribadian berpengaruh positif dan signifikan terhadap kecanduan kerja maupun konflik kerja-keluarga. Selain itu, kecanduan kerja terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap konflik kerja-keluarga serta berperan sebagai variabel mediasi pada hubungan antara thriving at work dan kepribadian terhadap konflik kerja-keluarga. Temuan ini menunjukkan bahwa keterlibatan kerja dan karakteristik individu yang tinggi dapat meningkatkan risiko konflik kerja-keluarga apabila tidak diimbangi dengan pengelolaan peran yang seimbang. Penelitian ini memperkuat perspektif Conservation of Resources Theory dan Role Theory dalam menjelaskan hubungan antara sumber daya individu, perilaku kerja, dan konflik kerja-keluarga.

References

Ford, M. T., Wang, Y.-R., Matthews, R. A., & Wayne, J. H. (2023). Energy, attentional resources and work–family conflict over the meso-term: Resource loss spirals revisited. Journal of Organizational Behavior, 44(8), 1204–1229. https://doi.org/https://doi.org/10.1002/job.2710

Frach, A., Buczny, J., & de Vries, R. E. (2026). What is the core of workaholism? A data-driven approach to unify workaholism scales. Work and Stress, 8373, 1–27. https://doi.org/10.1080/02678373.2026.2631984

Hair, JosephSingh, S., Kaur, R., & Dana, L. P. (2024). Partial least squares structural equation modeling. In Women Entrepreneurs. https://doi.org/10.1201/9781032725581-7

Hair, J. F., Hult, G. T. M., Ringle, C. M., & Sarstedt, M. (2021). A Primer on Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) (3 (Ed.)). Sage Publications.

Knoll, M., Fida, R., Marzocchi, I., Searle, R. H., Connelly, C. E., & Ronchetti, M. (2025). Quiet Workaholics? The Link Between Workaholism and Employee Silence and Moral Voice as Explained by the Social-Cognitive Theory of Morality. Journal of Organizational Behavior, 46(5), 745–764. https://doi.org/10.1002/job.2867

Netemeyer, R., Boles, J., & Mcmurrian, R. (1996). Development and Validation of Work–Family Conflict and Family–Work Conflict Scales. Journal of Applied Psychology, 81, 400–410. https://doi.org/10.1037/0021-9010.81.4.400

Ni, X., Zeng, Z., & Zhou, J. (2023). The effect of thriving at work on work-family conflict: the mediating role of workaholism. Frontiers in Psychology, 14(November), 1–10. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2023.1136470

Rini, R., Yustina, A. I., & Santosa, S. (2020). How Work Family Conflict, Work-Life Balance, and Job Performance Connect: Evidence from Auditors in Public Accounting Firms. Jurnal ASET (Akuntansi Riset), 12(1), 144–154. https://doi.org/10.17509/jaset.v12i1.23558

Rosari, R., Wibowo, A., Santoso, C. B., Nastiti, T., Ardianto, H., & Danarilia, V. O. (2025). Inclusive Leadership and Workplace Happiness : Thriving as Mediator and Workaholism as Moderator in Indonesia. September, 1–12. https://doi.org/10.1177/21582440251355798

Wahda, Almaida, A., & Nurqamar, I. F. (2022). Work Family Conflict dan Kepuasan Kerja: Peran Kebijakan Work-Life Balance, Dukungan Organisasi dan Dukungan Keluarga. Deepublish.

Zhao, Y., Hasan, N. A., Arshad, R., & Abdullah, N. A. (2025). Exploring Thriving At Work: a Systematic Literature Review and Future Research Directions. International Journal of Business and Society, 26(2), 646–667. https://doi.org/10.33736/ijbs.8367.2025

Downloads

Published

2026-09-18

How to Cite

Aturrofidha, I. H., Mulatsih, L. S., & Desiyanti, R. (2026). Pengaruh Thriving at Work dan Kepribadian terhadap Konflik Kerja-Keluarga dengan Kecanduan Kerja sebagai Variabel Mediasi pada Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) di Wilayah Sumatera. Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi, 8(1), 213–225. https://doi.org/10.38035/jemsi.v8i1.9713