Strategi Reformasi Birokrasi Untuk Meningkatkan Kinerja Organisasi Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara

Authors

  • Dodi Ruyatman Universitas Pancasila, Jakarta, Indonesia
  • Mombang Sihite Universitas Pancasila, Jakarta, Indonesia
  • Zulkifli Zulkifli Universitas Pancasila, Jakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.38035/jemsi.v7i5.8446

Keywords:

Reformasi Birokrasi, Kinerja Organisasi, Polda Sultra, Agilitas Organisasi

Abstract

Reformasi birokrasi merupakan program andalan pemerintah untuk menciptakan tata kelola yang bersih, efektif, dan akuntabel. Bagi Polri, program ini bukan hanya sebatas pemenuhan administratif, melainkan fondasi strategis untuk membangun kembali kepercayaan publik (public trust) dan mewujudkan kinerja organisasi yang unggul. Meskipun berbagai upaya perbaikan telah dilakukan, indikasi belum optimalnya kinerja organisasi Polda Sulawesi Tenggara masih terlihat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruah Budaya Adaptif, Agilitas Organisasi, HR Competence, Digital Leadership terhadap Kinerja organisasi dengan Reformasi sebagai Variabel Interveening. Method analisis yang digunakan yaitu mix method, Quantitative menggunakan SEM PLS dan Qualitstif menggunakan IE, Tows Matriks dan QSPM dengan populasi Pejabat Utama Polda Sultra. Hasi kesimpulan penelitian ini semua variabel berpengaruh, kecuali agilitas organisasi terhadap Reformasi birorasi yang tidak berpengaruh. Melalui reformasi birokrasi, struktur organisasi menjadi lebih ramping dan responsif, proses kerja lebih terstandar dan terukur, serta budaya kerja lebih berorientasi pada hasil dan pelayanan. Reformasi juga mendorong penggunaan teknologi informasi dalam mendukung pengambilan keputusan dan integrasi sistem antar instansi pemerintah, yang mempercepat pencapaian target strategis. Strategi Melakukan Evaluasi dan Mengoptimalkan Reformasi Birokrasi yaitu strategi yang bertujuan untuk menilai secara menyeluruh pelaksanaan kebijakan, proses kerja, struktur organisasi, dan kinerja aparatur guna mengidentifikasi kelemahan serta potensi perbaikan dalam mendukung tercapainya tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, dan akuntabelImplikasi Manajerial penelitian ini menunjukkan berpengaruhnya Reformasi Birokrasi terhadap Kinerja Organisasi, maka Polda Sultra harus mempercepat implementasi penuh program Reformasi Birokrasi pada seluruh delapan area perubahan. Manajemen perlu memastikan struktur organisasi menjadi ramping dan responsif, proses kerja terstandar dan terukur (SOP digital), dan akuntabilitas berbasis kinerja, sehingga tercipta tata kelola yang efektif dan efisien yang pada akhirnya meningkatkan kinerja pelayanan dan operasional secara menyeluruh.

References

Abdullah, A. A., & Latief, B. (2023). Pengaruh kompetensi, budaya organisasi, disiplin kerja dan kompensasi terhadap kinerja. Kinerja: Jurnal Ekonomi dan Manajemen, 20(3), 376–386.

Andreani, F., & Wijayanty, D. (2014). The influence of service performance on customer satisfaction of Bank Central Asia in Surabaya. International Journal of Research in Management, Science & Technology, 3(6), 57–64.

Bungin, B. (2005). Analisis data penelitian kualitatif. PT Raja Grafindo Persada.

Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). SAGE Publications.

Daft, R. L. (2010). Organization theory and design. South-Western Cengage Learning.

David, F. R. (2004). Manajemen strategis: Konsep (Edisi ketujuh). Prenhallindo.

David, F. R. (2009). Strategic management: Concepts and cases. Pearson Education.

David, F. R., & David, F. R. (2015). Strategic management: A competitive advantage approach, concepts and cases. Pearson Education.

Dewi, D. K. (2025). Manajemen sumber daya manusia Polri di era 4.0 melalui digital leadership: Kajian di Polresta Magelang. Jurnal Sosial dan Humaniora, 9(3).

Erkut, B. (2021). Digital leadership: A systematic conceptual literature review. Equinox Journal of Economics, Business and Political Studies, 8(1), 98–112.

Ghozali, I. (2006). Structural equation modeling: Metode alternatif dengan partial least square. Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Ghozali, I. (2013). Aplikasi analisis multivariate dengan program IBM SPSS 21 update PLS regresi. Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Ghozali, I., & Latan, H. (2016). Partial least squares: Konsep, teknik dan aplikasi menggunakan program SmartPLS 3.0. Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Gudergan, G., Abbu, H., Mugge, P., Hoeborn, G., & Kwiatkowski, A. (2021). Digital leadership: Which leadership dimensions contribute to digital transformation success? In Proceedings of the 2021 IEEE International Conference on Engineering, Technology and Innovation (ICE/ITMC) (pp. 1–9). IEEE.

Hair, J. F., Hult, G. T. M., Ringle, C. M., & Sarstedt, M. (2014). A primer on partial least squares structural equation modeling (PLS-SEM). SAGE Publications.

Heri, E. I. (2019). Tantangan pengembangan SDM Polri di era revolusi industri 4.0. Jurnal Ilmu Kepolisian, 13(2), 90–105.

Hubbard, G. (2009). Measuring organizational performance: Beyond the triple bottom line. Business Strategy and the Environment, 18(3), 177–191.

Hutapea, P., & Thoha, N. (2008). Kompetensi plus: Teori, desain, penilaian, dan penerapan kompetensi dalam organisasi. Gramedia Pustaka Utama.

Indriantoro, N., & Supomo, B. (2014). Metodologi penelitian bisnis untuk akuntansi dan manajemen. BPFE UGM.

Lebas, M. J., & Euske, K. J. (2004). A conceptual and operational delineation of performance. In C. S. Chapman, A. G. Hopwood, & M. Shields (Eds.), Handbook of management accounting research (Vol. 2, pp. 659–674). Elsevier.

Mahfud, T., & Mulyani, Y. (2017). Aplikasi metode QSPM (Quantitative Strategic Planning Matrix). JSHP: Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan, 1(1), 66–76.

Malayu, S. P. (2007). Manajemen sumber daya manusia. Bumi Aksara.

McCarthy, P., Sammon, D., & Alhassan, I. (2021). Digital transformation leadership characteristics: A literature analysis. Journal of Decision Systems.

McShane, S. L., & Von Glinow, M. A. (2008). Organizational behavior. McGraw-Hill.

Millar, C. C. J. M., Groth, O., & Mahon, J. F. (2018). Management innovation in a VUCA world. California Management Review, 61(1), 5–14.

Nugroho, R. (2018). Public policy. Elex Media Komputindo.

Puspitasari, N. B., Rumita, R., & Pratama, G. Y. (2012). Pemilihan strategi bisnis dengan menggunakan QSPM dan MAUT. Jurnal Teknik Industri, 8(3), 171–180.

Quddus, A., Kartiwi, M., & Nor, K. M. (2020). Effect of ecological, servant and digital leadership style influence university performance? Systematic Reviews in Pharmacy, 11(1).

Randeree, K., & Al Youha, M. (2009). Organizational performance: An integrated framework. International Journal of Organizational Analysis.

Rangkuti, F. (2015). Analisis SWOT: Teknik membedah kasus bisnis. Gramedia Pustaka Utama.

Ratminto, & Winarsih, A. S. (2010). Manajemen pelayanan. Pustaka Pelajar.

Rohman, A., & Trihardianto, W. T. (2019). Reformasi birokrasi dan good governance. Intrans Publishing.

Rusdiana, A., Asropi, A., & Silitonga, M. S. (2024). Analisis kompetensi SDM dalam penggunaan alat digitalisasi administrasi kepolisian (AK) 23 di Kepolisian Negara Republik Indonesia. Jurnal Academia Praja, 7(2), 227–240.

Setiawan, A., Malik, I., & Nasrulhaq, N. (2020). Budaya kerja kepolisian dalam pelayanan masyarakat di Polsek Rappocini Makassar. Journal Unismuh, 1(2).

Setyorini, H., Mas’ud, E., & Imam, S. (2016). Analisis strategi pemasaran menggunakan matriks SWOT dan QSPM. Jurnal Teknologi dan Manajemen Agroindustri, 5(1), 46–53.

Sugiyono. (2012). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Sujarweni, V. W. (2015). Metodologi penelitian. Pustaka Baru Press.

Suzan, N. H. (2023). Leadership agility dalam mewujudkan Kepolisian Republik Indonesia yang adaptif dan presisi di era VUCA. Comserva: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, 3(2).

Wirawan. (2009). Evaluasi kinerja sumber daya manusia. Salemba Empat.

Worley, C. G., & Lawler III, E. E. (2010). Agility and organization design: A diagnostic framework. Organizational Dynamics, 39(2), 194–204.

Yusuf, Y. Y., Sarhadi, M., & Gunasekaran, A. (1999). Agile manufacturing: The drivers, concepts and attributes. International Journal of Production Economics, 62(1–2), 33–43.

Downloads

Published

2026-05-18

How to Cite

Ruyatman, D., Sihite, M., & Zulkifli, Z. (2026). Strategi Reformasi Birokrasi Untuk Meningkatkan Kinerja Organisasi Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara. Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi, 7(5), 4325–4346. https://doi.org/10.38035/jemsi.v7i5.8446