Peran Mediasi Motivasi Kerja Dalam Meningkatkan Kepatuhan Kebijakan Kehadiran Pada Tenaga Kesehatan di Rumah Sakit Tarumajaya

Authors

  • Siti Sahara Universitas Esa Unggul, Jakarta, Indonesia
  • Erry Yudha Mulyani Universitas Esa Unggul, Jakarta, Indonesia
  • Natsir Nugroho Universitas Esa Unggul, Jakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.38035/jemsi.v7i4.7849

Keywords:

Kepemimpinan Transformasional, Budaya Organisasi, Motivasi Kerja, Kepatuhan Kebijakan Kehadiran, Tenaga Kesehatan

Abstract

Kepatuhan terhadap kebijakan kehadiran tenaga kesehatan merupakan faktor penting dalam menjamin mutu, keselamatan, dan kesinambungan pelayanan rumah sakit. Namun, fenomena keterlambatan kehadiran tenaga kesehatan masih sering ditemukan, termasuk di RS Tarumajaya Kabupaten Bekasi, yang berpotensi menurunkan efisiensi pelayanan dan kepuasan pasien. Kondisi ini menunjukkan perlunya peran kepemimpinan transformasional dan budaya organisasi yang kuat dalam meningkatkan motivasi kerja serta kepatuhan terhadap kebijakan kehadiran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan transformasional dan budaya organisasi terhadap kepatuhan kebijakan kehadiran tenaga kesehatan dengan motivasi kerja sebagai variabel intervening di RS Tarumajaya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian adalah seluruh tenaga kesehatan klinis di RS Tarumajaya sebanyak 152 orang dengan teknik pengambilan sampel jenuh. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert 1–4 untuk variabel kepemimpinan transformasional, budaya organisasi, dan kepatuhan kebijakan kehadiran, serta data sekunder berupa log absensi elektronik untuk mengukur motivasi kerja secara objektif. Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Square (SEM-PLS). Hasil analisis menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi kerja (β > 0; p < 0,05), demikian pula budaya organisasi yang menunjukkan pengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi kerja (β > 0; p < 0,05). Selanjutnya, kepemimpinan transformasional (β > 0; p < 0,05), budaya organisasi (β > 0; p < 0,05), dan motivasi kerja (β > 0; p < 0,05) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan kebijakan kehadiran tenaga kesehatan. Motivasi kerja terbukti berperan sebagai variabel intervening yang secara signifikan memediasi pengaruh kepemimpinan transformasional dan budaya organisasi terhadap kepatuhan kebijakan kehadiran (p < 0,05). Penelitian ini menegaskan bahwa peningkatan kepatuhan kebijakan kehadiran tenaga kesehatan dapat dicapai melalui penguatan gaya kepemimpinan transformasional dan pembentukan budaya organisasi yang konsisten dalam menanamkan disiplin dan tanggung jawab kerja.

References

Abu-Qutaish, R., Alosta, M. R., Abu-Shosha, G., Oweidat, I. A., & Nashwan, A. J. (2025). The relationship between transformational leadership, work motivation, and engagement among nurses in Jordanian governmental hospitals. BMC Nursing, 24(1), 842.

Ajzen, I. (1991). The theory of planned behavior. Organizational Behavior and Human Decision Processes, 50(2), 179–211.

Al-Musadieq, M., Nurjannah, Raharjo, K., Solimun, S., & Achmad Rinaldo Fernandes, A. (2018). The mediating effect of work motivation on the influence of job design and organizational culture against HR performance. Journal of Management Development, 37(6), 452–469.

Astuti, W., Pujiyanto, T. I., & Nurhayati, S. (2023). The supervision and transformational leadership styles on nurses’ compliance in prevention and control of infection risks at a hospital in Kotamobagu. GHMJ (Global Health Management Journal), 6(1), 11–17.

Baldwin, R., Cave, M., & Lodge, M. (2011). Understanding regulation: theory, strategy, and practice. Oxford university press.

Boamah, S. A., Laschinger, H. K. S., Wong, C., & Clarke, S. (2018). Effect of transformational leadership on job satisfaction and patient safety outcomes. Nursing Outlook, 66(2), 180–189.

Bronkhorst, B., Steijn, B., & Vermeeren, B. (2015). Transformational leadership, goal setting, and work motivation: The case of a Dutch municipality. Review of Public Personnel Administration, 35(2), 124–145.

Brønstad, A., & Berg, A.-G. T. (2011). The role of organizational culture in compliance with the principles of the 3Rs. Lab Animal, 40(1), 22–26.

Burns, J. M. G. (1978). Leadership. Harper & Row. https://books.google.co.id/books?id=DeztAAAAMAAJ

Chin, W. W. (1998). The partial least squares approach to structural equation modeling. Modern Methods for Business Research, 295(2), 295–336.

Clarke, S. (2013). Safety leadership: A meta‐analytic review of transformational and transactional leadership styles as antecedents of safety behaviours. Journal of Occupational and Organizational Psychology, 86(1), 22–49.

Cummings, G. G., Midodzi, W. K., Wong, C. A., & Estabrooks, C. A. (2010). The contribution of hospital nursing leadership styles to 30-day patient mortality. Nursing Research, 59(5), 331–339.

Faradisa, A. W., & Martiana, T. (2021). Correlation of Work Motivation, Reward, and Punishment with Compliance Behavior in Using Personal Protective Equipment. Indonesian Journal of Occupational Safety and Health, 10(2), 208–217.

Ferdinand, A. (2014). Metode Penelitian Manajemen : Pedoman Penelitian untuk Penulisan Skripsi Tesis dan Disertasi Ilmu Manajemen (5th ed.). BP Universitas Dipenogoro.

Ferrari, F. (2020). The ‘transformative’power of ‘integrated metaphor’in counselling: Applying and measuring its implemented potential. Metaphor and the Social World, 10(2), 292–319.

Gagné, M., & Deci, E. L. (2005). Self‐determination theory and work motivation. Journal of Organizational Behavior, 26(4), 331–362.

Hobfoll, S. E. (1989). Conservation of resources: a new attempt at conceptualizing stress. American Psychologist, 44(3), 513.

Hofeditz, M., Nienaber, A., Dysvik, A., & Schewe, G. (2017). “Want to” versus “have to”: Intrinsic and extrinsic motivators as predictors of compliance behavior intention. Human Resource Management, 56(1), 25–49.

Hu, Q., Dinev, T., Hart, P., & Cooke, D. (2012). Managing employee compliance with information security policies: The critical role of top management and organizational culture. Decision Sciences, 43(4), 615–660.

Karlsson, M., Karlsson, F., Åström, J., & Denk, T. (2022). The effect of perceived organizational culture on employees’ information security compliance. Information & Computer Security, 30(3), 382–401.

Kuokkanen, L., Leino-Kilpi, H., Numminen, O., Isoaho, H., Flinkman, M., & Meretoja, R. (2016). Newly graduated nurses’ empowerment regarding professional competence and other work-related factors. BMC Nursing, 15(1), 22.

Kusuma, R., Suryawati, C., & Lestantiyo, D. (2026). Faktor Organisasi yang Mempengaruhi Kepatuhan Pelaporan Insiden Keselamatan Pasien di Rumah Sakit Kabupaten Kudus. MAHESA: Malahayati Health Student Journal, 6(2), 330–342.

Mullen, J., Kelloway, E. K., & Teed, M. (2017). Employer safety obligations, transformational leadership and their interactive effects on employee safety performance. Safety Science, 91, 405–412.

Putra, R. P. (2022). Pengaruh Pengetahuan, Pengawasan dan Motivasi Kerja terhadap Kepatuhan K3 Pekerjaan di Ketinggian PT IBP Proyek Electrical Maintenance PHR. Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS), 6(1), 60–69.

Robbins, S. P., & Judge, T. (2019). Organizational Behavior. Pearson.

Ryan, R. M., & Deci, E. L. (2000). Self-determination theory and the facilitation of intrinsic motivation, social development, and well-being. American Psychologist, 55(1), 68.

Schein, E. H. (2010). Organizational culture and leadership (Vol. 2). John Wiley & Sons.

Scott, T., Mannion, R., Davies, H., & Marshall, M. (2003). The quantitative measurement of organizational culture in health care: a review of the available instruments. Health Services Research, 38(3), 923–945.

Siregar, R. A. (2024). Penerapan Permenkes Nomor 24 Tahun 2022 tentang rekam medis terhadap efektivitas pelayanan kesehatan. JIHK, 5(2).

Tyler, T. R. (1997). Procedural fairness and compliance with the law. Revue Suisse D Economie Politique et de Statistique, 133, 219–240.

Widayanto, T., & Nugroho, S. H. (2022). The influence of leadership, organizational culture, and work competence on employee performance through work motivation. Jurnal Pamator: Jurnal Ilmiah Universitas Trunojoyo, 15(2), 218–234.

Widodo, D. S. (2017). The effect of compensation, leadership and organizational culture through work motivation on employee performance. Jurnal Manajemen Dan Kewirausahaan, 5(2), 1–7.

Wong, C. A., & Cummings, G. G. (2007). The relationship between nursing leadership and patient outcomes: a systematic review. Journal of Nursing Management, 15(5), 508–521.

Yusup, A., & Maulani, I. E. (2023). The influence of transformational leadership on employee motivation. Devotion: Journal of Research and Community Service, 4(3), 798–802.

Downloads

Published

2026-04-23

How to Cite

Siti Sahara, Erry Yudha Mulyani, & Natsir Nugroho. (2026). Peran Mediasi Motivasi Kerja Dalam Meningkatkan Kepatuhan Kebijakan Kehadiran Pada Tenaga Kesehatan di Rumah Sakit Tarumajaya. Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi, 7(4), 4061–4073. https://doi.org/10.38035/jemsi.v7i4.7849