Tantangan Tenaga Kerja Gen Z di Era Kerja Fleksibel Dalam Mencapai Kepuasan Kerja di Manufaktur Teknologi Kota Batam

Authors

  • Lingga Yudira Manjula Universitas Internasional Batam, Kepulauan Riau, Indonesia
  • Muhammad Donal Mon Universitas Internasional Batam, Kepulauan Riau, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.38035/jemsi.v7i4.7701

Keywords:

Jam Kerja Fleksibel, Kepuasan Kerja, Komitmen Organisasi, Keseimbangan Kehidupan Kerja, Generasi Z

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh Jam Kerja Flexibel terhadap Kepuasan Kerja, dengan Komitmen Organisasi dan Keseimbangan Kehidupan Kerja sebagai variabel mediasi pada karyawan Generasi Z di sektor manufaktur di Batam, Indonesia. Sebagai salah satu kawasan industri utama, Batam menawarkan lingkungan kerja yang beragam sehingga menjadi konteks yang relevan untuk menelaah respons generasi terhadap fleksibilitas kerja. Generasi Z dikenal memiliki preferensi yang kuat terhadap otonomi dan keseimbangan kehidupan kerja, sehingga menghadirkan ekspektasi yang unik terhadap praktik organisasi, khususnya terkait pengaturan kerja yang fleksibel. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner terstruktur kepada 220 responden yang berasal dari berbagai perusahaan manufaktur di Batam. Analisis data dilakukan menggunakan metode Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS versi 4.1.9, yang memungkinkan pengujian hubungan langsung maupun tidak langsung antarvariabel secara komprehensif. Hasil pengujian menunjukkan bahwa jam kerja fleksibel berpengaruh positif dan signifikan secara statistik terhadap komitmen organisasi, keseimbangan kehidupan kerja, dan kepuasan kerja. Selain itu, komitmen organisasi terbukti berpengaruh positif terhadap kepuasan kerja serta berperan sebagai variabel mediasi yang signifikan dalam hubungan antara jam kerja fleksibel dan kepuasan kerja. Namun, berbeda dengan dugaan awal, keseimbangan kehidupan kerja tidak menunjukkan peran mediasi yang signifikan dalam hubungan tersebut. Temuan ini mengindikasikan bahwa meskipun keseimbangan kehidupan kerja merupakan aspek yang penting bagi Generasi Z, perannya sebagai mekanisme psikologis yang menghubungkan jam kerja fleksibel dengan kepuasan kerja cenderung kurang langsung dibandingkan dengan komitmen organisasi. Temuan penelitian ini berkontribusi pada pengembangan literatur terkait fleksibilitas kerja dan dinamika tenaga kerja lintas generasi dengan menyoroti mekanisme yang mendasari pengaruh pengaturan kerja fleksibel terhadap hasil kerja karyawan. Dari sisi praktis, penelitian ini menekankan pentingnya bagi perusahaan, khususnya di sektor manufaktur, untuk menerapkan kebijakan kerja yang lebih adaptif dan fleksibel guna meningkatkan kepuasan kerja, memperkuat komitmen organisasi, serta meningkatkan retensi karyawan generasi muda. Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengeksplorasi peran moderasi faktor budaya, organisasi, dan karakteristik personal dalam memengaruhi hubungan antarvariabel tersebut.

References

Arlinghaus, A., Bohle, P., Iskra-Golec, I., Jansen, N., Jay, S., & Rotenberg, L. (2023). Working Time Society consensus statements: Evidence-based effects of shift work and non-standard working hours on workers, family and community. In Industrial Health (Vol. 57).

Dini, Y. I. F., Alvina, J., & Mon, M. D. (2024). The effect of work-life balance as a mediator and job opportunity as moderator on turnover intention among selected corporations in Batam. 17(2), 241–260. https://doi.org/10.25105/jmpj.v17i2.19820

Febriana, A., & Mujib, M. (2024). SA Journal of Human Resource Management. https://doi.org/10.4102/sajhrm

Fornell, C., & Larcker, D. F. (1981). Evaluating Structural Equation Models with Unobservable Variables and Measurement Error. Journal of Marketing Research, 18(1), 39. https://doi.org/10.2307/3151312

Hair Jr., J. F. H. G. T. M. R. C. M. S. M. D. N. P. R. S. (2021). Classroom Companion: Business Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) Using R AAWorkbook. http://www.

Henseler, J., Ringle, C. M., & Sarstedt, M. (2015). A new criterion for assessing discriminant validity in variance-based structural equation modeling. Journal of the Academy of Marketing Science, 43(1), 115–135. https://doi.org/10.1007/s11747-014-0403-8

Jung, H. S., & Yoon, H. H. (2021). Generational effects of workplace flexibility on work engagement, satisfaction, and commitment in south korean deluxe hotels. Sustainability (Switzerland), 13(16). https://doi.org/10.3390/su13169143

Kurniawan, S. D., & Huda, M. (2023). Analisis Keseimbangan Antara Kehidupan Dan Waktu Kerja Fleksibel Selama Pandemi Covid-19 Menggunakan Smart-PLS.

Listyani, E. D., & Suryawirawan, O. A. (2023). Pengaruh Flexible Work, Job Satisfaction dan Work Life Balance Terhadap Intention to Stay Karywan PT Arta Boga Cemerlang (OT) Surabaya.

Lucky Fazriansyah, & Dedy Dewanto. (2023). The Effect Flexible Working Hours And Competence On Job Satisfaction. Journal of Management and Energy Business, 3(1). https://doi.org/10.54595/jmeb.v3i1.61

Monica, T., Gunawan, E., & Franksiska, R. (2020). The Influence of Flexible Working Arrangement to Employee Performancewith Work Life Balance as Mediating Variable. In Jurnal Ilmiah Manajemen (Vol. 308, Number 3). http://www.ejournal.pelitaindonesia.ac.id/ojs32/index.php/PROCURATIO/index

Montuori, P., Sorrentino, M., Sarnacchiaro, P., Di Duca, F., Nardo, A., Ferrante, B., D’Angelo, D., Di Sarno, S., Pennino, F., Masucci, A., Triassi, M., & Nardone, A. (2022). Job Satisfaction: Knowledge, Attitudes, and Practices Analysis in a Well-Educated Population. International Journal of Environmental Research and Public Health, 19(21). https://doi.org/10.3390/ijerph192114214

Polat Dede, N., & Türkmen, F. (2023). Life Satisfaction and Flexible Work. OPUS Uluslararası Toplum Araştırmaları Dergisi, 1–1. https://doi.org/10.26466/opus.612219

Pradipta, D., Adzani, R. A., & Perkasa, D. H. (2025). The Influence of Work Flexibility on Job Satisfaction and Performance of Generation Z. Journal of Applied Business Administration, 9(1), 133–144. https://doi.org/10.30871/jaba.9310

Rosa, P., Widyanti, K., Desak, D., Arista, N., & Dewi, R. (2023). Flexible work arrangement dan work-life balance pada generasi milenial. Jurnal Psikologi Udayana 2023, 10(2), 334–342. https://doi.org/10.24843/JPU/2023.v10.i02.p02

Sajjad, M., Ahmad, N., & Sherwani, N. U. K. (2024a). 5 Impact of Flexible Working Hours on Organizational Commitment and the Mediating Role of Work-Life Balance Impact of Flexible Working Hours on Organizational Commitment and the Mediating Role of Work-Life Balance.

Sajjad, M., Ahmad, N., & Sherwani, N. U. K. (2024b). 5 Impact of Flexible Working Hours on Organizational Commitment and the Mediating Role of Work-Life Balance Impact of Flexible Working Hours on Organizational Commitment and the Mediating Role of Work-Life Balance.

Udin, U. (2023). The Impact of Work-Life Balance on Employee Performance: Mediating Role of Affective Commitment and Job Satisfaction. International Journal of Sustainable Development and Planning, 18(11), 3649–3655. https://doi.org/10.18280/ijsdp.181131

Yücel, İ., Ribeiro, N., & Gomes, D. R. (2020). Perceived organisational support and employees’ performance: the mediating role of affective commitment. In Int. J. Management and Enterprise Development (Vol. 19, Number 3).

Yusnita, N., Gursida, H., & Herlina, E. (2022). The Role of Work-Life Balance and Job Satisfaction as Predictors of Organizational Commitment. Jurnal Economia, 18(1), 103–114. https://doi.org/10.21831/economia.v18i1.40236

Downloads

Published

2026-04-07

How to Cite

Manjula, L. Y., & Muhammad Donal Mon. (2026). Tantangan Tenaga Kerja Gen Z di Era Kerja Fleksibel Dalam Mencapai Kepuasan Kerja di Manufaktur Teknologi Kota Batam. Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi, 7(4), 3557–3570. https://doi.org/10.38035/jemsi.v7i4.7701